Jumat, 12 Juli 2013

Jenis Alat Musik Seluruh Indonesia - Studi Palamarta

JENIS ALAT MUSIK SELURUH INDONESIA

  1. ALOSU: alat musik yang berupa kotak anyaman daun kelapa. Di dalamnya berisi biji-bijian, berasal dari Sulawesi Selatan.
  2. ANAK BECING: alat musik yang berupa dua batang logam seperti pendayung, berasal dari Sulawesi Selatan.
  3. ANGKLUNG: alat musik dari Jawa Barat yang terbuat dari bambu.
  4. ARAMBA: alat musik yang bentuknya seperti bende berasal dari Pulau Nias, Sumatera Utara.
  5. ARUMBA : alat musik yang dari bambu berasal dari Jawa Barat.
  6. ATOWO: sejenis genderang berasal dari Papua.
  7. 5. BABUN: alat musik sejenis kendang yang berasal dari Kalimantan Selatan.
  8. BASA BASI: alat musik sejenis terompet yang terbuat dari bambu yang dipasang rangkap, berasal dari Sulawesi Selatan.
  9. CANANG: alat musik ini berasal dari Aceh, seperti gong.
  10. CALUNG: alat musik yang terbuat dari bambu berasal dari Jawa Barat dan Jawa Tengah.
10.  CUNGKLIK: alat musik sejenis kulintang yang terbuat dari kayu, berasal dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
11.  DOG-DOG: alat musik sejenis genderang yang berasal dari Jawa Barat.
12.  DOL: Alat musik dol bukan hal yang baru, iramanya kerap terdengar hampir disetiap sudut kota terutama sore hari di provinsi Bengkulu, sumatera.
13.  DOLI-DOLI: alat musik yang berupa empat kayu lunak berasal dari Pulau Nias, Sumatera Utara.
14.  DRURI DANA: alat musik berupa bambu yang dikerat seperti garpu penala, berasal dari Pulau Nias, Sumatera Utara.
15.  FARITIA: aramba kecil yang berasal dari Pulau Nias, Sumatera Utara.
16.  FLOIT: seruling bambu yang berasal dari Maluku.
17.  FOY MERE: sejenis seruling yang berasal dari Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
18.  FOY DOA: termasuk alat musik tradisional Nusa Tenggara Timur yang dinilai usianya sangat tua. Foy Doa ini merupakan alat musik jenis tiup seperti seruling. Alat musik ini juga dibuat dari bambu dengan beberapa lubang di bagian atasnya. Bedanya dengan seruling biasa adalah Foy Doa dianggap seruling ganda karena terdiri dari dua seruling atau lebih yang diikat sejajar menjadi satu.
19.  FOY PAY: hampir mirip dengan Foy Doa yang juga merupakan alat musik jenis tiup seperti seruling. Biasanya Foy Pay juga dimainkan bersamaan dengan Foy Doa untuk mengiringi musik-musik tradisional Nusa Tenggara Timur dalam berbagai acara adat atau untuk acara hiburan.
20.  FU: Sejenis alat musik tiup dari maluku.
21.  GANDA: dari Sulawesi Tengah, cara memainkannya ditepuk dengan telapak tangan.
22.  GAMELAN BALI: ensambel musik metalofon dengan gaya khas Bali yang bertempo cepat dengan beberapa alat pendukung lainnya.
23.  GAMELAN JAWA: ensambel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, dengan beberapa alat pendukung lainnya seperti gambang, kendang, suling, rebab dan gong. berasal dari kraton Mataram (mencakup Pulau Jawa dan Madura kira-kira gabungan Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur sekarang).
24.  GAMELAN SUNDA: juga termasuk ensambel dengan dominasi metalofon. Berbeda dengan seperangkat gamelan yang lainnya, gamelan sunda pun memiliki nada yang berbeda dengan penulisan notasi da-mi-na-ti-la.
25.  GARANTUNG: alat musik yang berupa bilah-bilah kayu yang digantung, berasal dari Tapanuli, Sumatera Utara.
26.  GENDERANG PERANG: tidak jelas mengapa alat tabuh khas Bengkulu ini di namakan alat musik perang (Slaginstrument) di Tropen Museum, atau mungkin pada jaman dahulu di pakai untuk memberi semangat orang Bengkulu saat berperang.
27.  GENGGONG: alat musik ini termasuk dalam jenis alat musik tiup yang terbuat dari pelepah daun enau. Secara etimologis kata genggong bersala dari kata geng (suara tinggi) disebut genggong lanang dan gong (suara rendah) disebut wadon, sehingga musik genggong selalu dimainkan secara berpasangan. Musik genggong secara orkestra dapat dimainkan dengan alat musik yang lain seperti petuq, seruling, rincik dan lain-lain.
28.  GERDEK: seruling tempurung yang berasal dari Dayak, Kalimantan.
29.  GONRANG: alat musik sejenis kendang yang berasal dari daerah Simalungun, Sumatera Utara.
30.  GUOTO: dari Papua Barat, cara memainkannya dengan dipetik.
31.  HAPETAN: alat musik sejenis kecapi yang berasal dari Tapanuli, Sumatera Utara.
32.  HEO (NTT): dari bentuknya, alat musik Heo ini seperti alat musik biola dalam versi yang masih sangat tradisional. Heo memang merupakan alat musik gesek seperti biola. Heo biasanya terbuat dari kayu, namun alat penggeseknya agak unik karena terbuat dari ekor kuda yang dililitkan pada kayu sedemikian rupa, sehingga menyerupai busur panah.
33.  KARAWITAN BANYUMAS: seperangkat alat musik khas Banyumas, dengan gaya dan motif permainan yang khas.
34.  KARAWITAN JAWA TIMUR: seperangkat alat musik khas Jawa Timur, dengan gaya dan motif permainan yang khas.
35.  KARINDING: sejenis alat musik atau perkusi khas suku Sunda yang terbuat dari kulit kawung (batang pohon aren).
36.  KECAPI: gitar kecil dengan dua dawai yang terdapat di seluruh daerah di Indonesia.
37.  KELOKO: terompet kulit kerang yang berasal dari Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.
38.  KEMANAK: Instrumen berbentuk seperti buah pisang, dianggap sebagai instrumen kuna. Kemanak ditabuh dalam ansambel untuk mengiringi beberapa macam tari Bedhaya , Serimpi dan Santiswaran. Berasal dari kraton Mataram.
39.  KENDANG: ada di berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia dengan berbagai macam bentuk, bahan, dan motif permainan yang berbeda.
40.  KERE-KERE GALANG: alat musik sejenis rebab yang berasal dari daerah Gowa, Sulawesi Selatan.
41.  KESO-KESO: sejenis Rebab yang berasal dari daerah Gowa, Sulawesi Selatan.
42.  KINU: sejenis seruling dari Pulau Roti.
43.  KLEDI: alat musik tiup yang berasal dari Kalimantan.
44.  KNOBE KHABETAS: namanya cukup unik. Alat musik ini sebenarnya sejenis alat musik tiup. Namun dibuat berbentuk seperti busur panah juga terdapat tali pengikatnya seperti tali busur. Cara memainkannya yaitu dengan cara meniup salah satu ujung busur sambil menggetarkan tali busurnya. Orang-orang di Provinsi Nusa Tenggara Timur biasanya menggunakan Knobe Khabetas ketika bercocok tanam atau ketika menggembala ternak.
45.  KOLINTANG: alat musik berupa bilah-bilah kayu yang disusun di atas kotak kayu, berasal dari Minahasa, Sulawesi Utara.
46.  LADO-LADO: berasal dari Sulawesi Tenggara, dipukul dengan alat khusus.
47.  LALOVE: alat musik sakral untuk berbagai iringan upacara adat, tarian, dan pengisi suasana. Berasal dari Palu, Sulawesi Tengah.
48.  LEMBANG: seruling panjang yang berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan.
49.  NAFIRI: alat musik tiup yang berasal dari kepulauan Riau di pulau Sumatera yang bentuknya mirip dengan terompet.
50.  PANTING: alat petik seperti gambus, dari Banjar, Kalimantan Selatan.
51.  PATROL: seperangkat alat musik perkusi terbuat dari kayu nangka dengan melodi seruling. Berasa dari Jember, Jawa Timur.
52.  POPONDI: alat musik petik yang berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan.
53.  RAPAI: rebana besar.
54.  REBAB: alat musik gesek yang berasal dari Jawa Barat.
55.  SAMPEK: sejenis gitar yang berasal dari Dayak, Kalimantan.
56.  SANGKA: alat musik tiup ini terbuat dari siput atau kerang besar berongga. Di salah satu sisi kerang di buat lubang sebagai sumber bunyi. Alat musik ini banyak tersebar di Minahasa, Halmahera, Pulau Seram dan Kepulauan Kei.
57.  SASANDO: alat musik petik yang berasal dari Nusa Tenggara Timur.
58.  SELUANG: seruling bambu yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat.
59.  SERUNAI: alat musik tiup yang berasal dari Sumatera.
60.  SITER: alat musik petik yang berasal dari Jawa Barat (kecapi) dan Jawa Tengah.
61.  TALINDO: alat musik petik yang berasal dari Sulawesi.
62.  TALEMPOK PACIK: alat musik pukul seperti gong kecil, berasal dari Sumatera Barat.
63.  TAMBO: merupakan alat musik dari Nanggroe Aceh Darussalam. Cara memainkannya dengan memukul. Dulu alat musik ini digunakan untuk penanda saat memasuki sholat fardhu.
64.  TAMBUA: merupakan alat musik gendang tradisional dari Negeri yang bernama "Minang Kabau". Alat ini di tabuh oleh enam (6) orang penabuh dengan pakaian adat Minangkabau.
65.  TAROMPET, SEROMPET, SELOMPRET: jenis alat musik tiup yang mempunyai 4-6 lubang nada dan bagian untuk meniupnya berbentuk corong. Berada di berbagai daerah dengan nama dan bentuk yang berbeda.
66.  TIFA: genderang kecil yang beberasal dari Maluku (totobuang) dan Papua.
67.  TOTOBUANG: sejenis talempong, berasal dari Maluku.
68.  TONGTONG: seperti patrol namun alat tiupnya menggunakan saronen, alat ini berasal dari Madura, Jawa timur.
69.  TUMA: berasal dari Kalimantan Barat, cara memainkannya ditepuk dengan menggunakan telapak tangan.
70.  TRITON: alat musik ini berasal dari Papua. Cara memainkannya dengan meniup. Alat musik ini digunakan untuk alat komunikasi dan alat panggil kepada orang lain.

Ket: jenis-jenis alat musik yang ada di atas masih belum sempurna, mohon bantuan untuk melengkapinya dengan cara mengirimkan komentar Anda.

https://www.facebook.com/notes/niamul-chasib/jenis-alat-musik-seluruh-indonesia/1374456816110769 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar